Iricap.com

Beberapa Kesenian Classic

Kesenian Tionghoa di Indonesia

Kesenian Khas Tionghoa di Indonesia tentunya masih terjaga dari dulu sampai sekarang, masih terdapat beberapa budaya khas kita ketahui, terdapat seperti Barongsai, tarian Naga, Bian Lian dan yang terakhir terkenal ada tarian Kipas. Semua itu akan saya bahas jadi satu pada sesi pembahasan artikel pada kesempatan baik seperti sekarang.

Bahkan dalam budaya Tionghoa, banyak orang yang bergabung dengan Agen Ceme Online untuk bermain judi menggunakan uang sehingga mereka bisa meningkatkan pendapatan bulanannya dari permainan ceme.

Sebenarnya ada 4 jenis kelompok utama Tionghoa yang terdapat di Indonesia, mulai dari Hokkien, Kantonis, Hakka  dan Mandarin. Bangsa Indonesia yang memiliki banyak suku, juga selalu bersikap harmonis zaman dulu kalanya.

Tionghoa juga merupakan suku yang memiliki kesenian yang unik, dan selalu diramaikan oleh masyarakat sekitar saat suku Tionghoa ini telah pentaskan keseniannya yang banyak menjadi pusat perhatian masyarakat karena sangat unik. Berikut ini beberapa diantaranya ya sobat, yang paling terkenal dan banyak dikenal banyak orang di Indonesia.

Kesenian Tionghoa di Indonesia

Barongsai : Tentunya masa sekarang tahun baru Imblek sangat lekat dengan adanya tarian yang satu ini, berdasarkan sejarah Tionghoa, tentunya tarian Barongsai sudah tersedia dari ribuan tahun lalu., serta juga tercatat dalam catatan kuno.

Barongsai adalah singa terdiri dari jantan dan betina. Untuk tarian Barongsai ini dipercaya masyarakat pada umumnya sebagai pembawa hoki atau keberuntungan terhadap lingkungan sekitarnya. Untuk tiap Barongsao biasanya dimainkan oleh 2 orang, yang tiap-tiap bagian mainkan kepala dan ekor.

Perlu anda ketahui dengan Barongsai yang tidak hanya diperankan saat ada festival saja, namun juga tersedia sampai pada tingkat ajang olahraganya.

Tarian Naga (Liong) : Kesenian yang satu ini biasanya disebut dengan Liong atau Tarian Naga ini memang sangat unik dan juga memberikan keberuntungan untuk tempat dikunjungi. Untuk tarian naga satu ini telah ada sejak Dinasti Han (206 SM – 220 M). Tarian satu ini terdapat sebuah ikatan erat dengan hujan dan naga pembawa hujan yang bernama Yinglong.

Panjang ornamen naga tersebut bisa mencai 2 meter persegi yg hanya butuh 2 orang saja, tentunya juga ada naga terpanjang capai 70 meter, yang butuh hampir 20 orang. Tarian naga khas Tionghoa ini bisa kita temuka pas Imblek dan juga sering diramaikan oleh masyarakat saat anda pementasan tersebut.

Kesenian Tionghoa di Indonesia

Kesenian Merubah Wajah (Bian Lian) : Kesenian tersebut biasanya tampil dibeberapa negara, diantaranya ada Hong Kong, Taiwan dan Tiongkok saja, sehingga sulit untuk anda bisa lihat pementasan yang biasanya disebut Bian Lin ini.

Tidak hanya itu saja, pementasan yang satu ini memang menarik dan menjadi daya tarik tersendiri untuk penontonnya. Pasalnya pemeran dari Bian Lian ini bisa mengubah 10 topeng dalam waktu 20 detik saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *