Iricap.com

Beberapa Kesenian Classic

Talempong Aguang merupakan salah satu alat musik yang memiliki alunan irama yang indah. Alunan serta irama yang dihasilkan dari musik ini indah dirasakan di Jorong Balaibelo, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjuang Raya, Kabupaten Agam Sumatera Barat. Talempong aguang ini juga mampu menghippnotis para pendengar, diiringi dengan ketukan gelas, botol, tempurung, serta irama yang berpadu.

Talempong Aguang ini sendiri merupakan seni musik yang biasanya dimainkan saat malam hari pada acara pernikahan. Alunan musik ini sendiri menjadi penghibur untuk keluarga yang memiliki hajatan serta masyarakat sekitarnya. Talempong ini sendiri ialah alat musik yang dimainkan dengan alat musik pukul dari logam, pengguru, besi yang berbentuk bundar. Sementara untuk aguang ini sendiri merupakan alat musik gong.

Pada kelompok kesenian yang ada, telempong aguang tidak hanya dimainkan dengan menggunakan alat musik pabrikan, seperti talempong dan juga gong. Tetapi sejumlah alat dapur seperti gelas, sendok, botol, tempurungm yang biasanya dijadikan sebagai alat musik.

Metrizon adlaah pembina grup kesenian Bundo Kanduang yang mengatakan bahwa alat musik talompong aguang ini adalah kesenian tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang di Jorong Balaibelo. Bahkan menariknya lagi, biasanya musik ini dimainkan dengan memiliki judul sederhana terinspirasi dari peristiwa kehidupan sehari-harinya.

Semua lagu pasti menceritakan filosofi dan kehidupan sehari-hari yang menceritakan kesedihan seseorang tentang mengenai kehilangan sesuatu. Telampong aguang ini dimainkan oleh pemain inti yang berjumlahkan 8 orangyang dapat bertambah sesuai dengan alat musik yang dimainkan.

Kelompok seni Talempong Aguang Bundo Kandung ini sendiri telah berkiprah kurang lebih selama belasan tahun di kesenian tradisional yang telah menyabet banyak juara di berbagai festival di kabupaten Agam yang terakhir berada di acara Festival Danau Maninjau pada tahun 2019 lalu. Jam terbang grup kesenian ini sendiri terbilang tinggi, dimana penampilan mereka tidak hanya di kabupaten saja, tetapi merambah ke provinsi tetangga, seperti Riau. Metricon juga mengungkapkan bahwa sebenarnya jika tidak terkendala dengan wabah corona virus atau covid-19 ini akan berencana tampil di Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta.

Dimana pihaknya menginginkan kesenian talempong aguang yang dikenal oleh sebagian banyak orag, bahkan bisa hingga ke luar negeri. Kelompok kesenian ini juga terus mengasah kepiawian dengan menjadwalkan dua hari dalam sepekan untuk kita latihan. Saat ini sudah ada sejumlah generasi milenial di sebuah daerah setempat yang melirik kesenian klasik tersebut. Banyaknya juga anak muda yang turut ikut serta berpartisipasi dalam seni klasik yang penting ini.

Karena setiap kesenian klasik yang ada di sebuah daerah manapun, harus dilestarikan dan dipelajari. Hal ini merupakan sebuah guna dimana kita bisa menghargai kesenian tersebut dan mampu menjadi penerus kesenian tersebut.

Kesenian klasik sendiri sudah mengalami perkembangan dan juga penyempurnaan sebab terdapatnya pengaruh dari luar. Snei klasik ini sendiri berkembang di masa Hindu-Budha, dimana kesenian ini sudah mencapai puncak yang tidak bisa kita kembangkan lagi. Kesenian ini berusia dari setengah abad, dimana oleh sebab itu penting bagi para generasi muda yang harus meneruskan serta melestarikan kesenian budaya tersebut.

Karena generasi muda akan menjadi penerus kedepannya. Sehingga kesenian yang dimiliki Balaibelo ini dapat selalu eksis hingga kapan pun dapat berjalan dengan berbagai keindahan yang sudah tersemat dalam kesenian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *